Pontianak//portalsuaraindonesia-com.sg.okeweb.net/
Pontianak, Kalimantan Barat — Sebuah narasi reflektif tentang hakikat pendewasaan siap diperkenalkan kepada publik. Panglima Besar Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat, Adhi Black, secara resmi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sugioto, SH., M.Kn (Rico) atas lahirnya karya literatur terbaru berjudul “Kita Belum Dewasa”.
Buku ini hadir bukan sekadar sebagai deretan kata, melainkan sebuah undangan untuk menyelami kedalaman berpikir, kematangan bersikap, serta seni menyikapi realitas kehidupan yang sering kali tak terduga.
Membangun Kesadaran Intelektual
Dalam pernyataannya, Adhi Black menegaskan bahwa buku ini merupakan kontribusi intelektual yang sangat relevan di tengah dinamika sosial yang kian kompleks. Beliau berharap karya ini mampu memantik kesadaran emosional masyarakat, terutama generasi muda, untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan solutif.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya literasi di Bumi Khatulistiwa, Adhi Black mengundang seluruh elemen masyarakat—mulai dari akademisi, tokoh pemuda, aktivis, hingga masyarakat umum—untuk hadir dalam perhelatan peluncuran dan bedah buku yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal: Sabtu, 2 Mei 2026
Waktu: Pukul 18.00 WIB – Selesai
Tempat: Majesty Poolside Lantai I, Aston Pontianak Hotel & Convention Center
Cermin Jati Diri
Acara ini dirancang sebagai ruang dialogis untuk bertukar gagasan sekaligus momentum refleksi kolektif. Menilik salah satu kutipan sentral dalam buku tersebut:
“Tidak semua cermin memantulkan wajah; sebagian justru memantulkan sikap, cara berpikir, dan reaksi kita saat hidup tidak berjalan sesuai rencana.”
Pesan mendalam ini mengingatkan kita bahwa kedewasaan bukanlah atribut yang datang bersama angka usia, melainkan buah dari kemampuan seseorang dalam memahami diri sendiri dan merespons kehidupan dengan kematangan jiwa.
Undangan Terbuka
Melalui peluncuran ini, masyarakat diajak untuk tidak sekadar menjadi saksi, tetapi juga pemetik makna. Karena pada akhirnya, perjalanan mengenal jati diri adalah langkah paling fundamental menuju perubahan besar yang lebih baik.
Kenali jati diri ketika bercermin.
Sumber: Humas DPP LPM







