Kotabogor//portalsuaraindonesia-com.sg.okeweb.net/

Kota Bogor Jawa Barat – Dalam upaya melestarikan warisan leluhur, jajaran Divisi Kebudayaan (Saeful Bahrudin) dan Divisi Perlengkapan (Agus Liadi) DPC FRIC Bogor Raya melakukan kunjungan silaturahmi ke Padepokan Wayang Bambu yang berlokasi di Ci Jahe, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Selasa (13/1/2026).

 

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk membangun sinergi dalam mengembangkan potensi kebudayaan lokal, khususnya di wilayah Bogor.

 

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pendiri Padepokan Wayang Bambu, Ki Drajat Iskandar.

 

Misi Pelestarian Generasi

 

Dalam pertemuan tersebut, Ki Drajat Iskandar menekankan,” pentingnya menjaga eksistensi seni budaya agar tidak tergerus zaman. Menurutnya, memperkenalkan Wayang Bambu kepada masyarakat luas adalah tanggung jawab bersama demi mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.

 

 

“Sangat penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan seni budaya ini. Kita harus memperkenalkan Wayang Bambu lebih masif lagi agar generasi muda tetap memilik kebanggaan terhadap akar budayanya,” ujar Ki Drajat.

 

 

Keistimewaan dan Sisi Humanis

 

 

Selain fokus pada aspek seni, Padepokan Wayang Bambu juga dikenal memiliki sisi sosial yang kuat. Abah Edi dan Fance (Panglima Paguyuban) mengungkapkan bahwa paguyuban ini telah berhasil membina dalang cilik berbakat.

 

 

“Kami bersyukur telah memiliki regenerasi melalui dalang cilik yang luar biasa. Selain itu, dalam setiap pagelaran, kami berkomitmen untuk selalu berbagi dengan anak-anak yatim sebagai bentuk rasa syukur,” ungkap mereka.

 

 

Harapan dan Sinergi ke Depan

 

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa Divisi Kebudayaan dan Divisi Perlengkapan DPC FRIC Bogor Raya akan turut aktif mempromosikan Wayang Bambu ke khalayak yang lebih luas.

 

Acara ditutup dengan doa bersama untuk memohon kelancaran, kesehatan, serta kesuksesan bagi seluruh jajaran pengurus FRIC, mulai dari tingkat DPC, DPW, hingga DPP, demi mencapai kejayaan organisasi di masa depan.

(Septyan Candra)