Kotabogor//portalsuaraindonesia.com/
KOTA BOGOR | Komitmen memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus didorong oleh Gibas Kota Bogor. Pada Selasa, 13 Oktober 2026, jajaran Gibas Kota Bogor melaksanakan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Kantor Wali Kota Bogor.
Dalam pertemuan tersebut, Gibas Kota Bogor menyampaikan undangan secara bersurat dan langsung kepada Wali Kota Bogor untuk menghadiri kegiatan Latsar (Latihan Dasar) Tanggap Bencana Gelombang II, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu–Minggu, 17–18 Oktober 2026.
Undangan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran, kepedulian, serta kemampuan masyarakat menghadapi situasi darurat dan potensi bencana.
Gibas Kota Bogor berharap kehadiran Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dapat memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh peserta Latsar. Dukungan dari pemerintah daerah dinilai penting untuk mendorong lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kedisiplinan, kepedulian sosial, serta kesiapan dalam membantu masyarakat ketika bencana terjadi.
Kedatangan jajaran Gibas Kota Bogor mendapat sambutan dan apresiasi dari Wali Kota Bogor beserta jajaran staf Pemerintah Kota Bogor. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dalam mendukung kepentingan masyarakat Kota Bogor.
Latsar Bukan Sekadar Pelatihan, tetapi Bentuk Kepedulian terhadap Masyarakat
Ketua Gibas Kota Bogor, Umar Jagad, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya audiensi dan sambutan baik yang diberikan oleh Wali Kota Bogor beserta jajarannya.
“Alhamdulillah, kami bersyukur karena jajaran Gibas Kota Bogor telah diterima dengan baik dalam audiensi bersama Bapak Wali Kota Bogor. Kami juga bersyukur karena undangan untuk kegiatan Latsar Tanggap Bencana Gelombang II telah kami sampaikan. Harapan kami, insyaallah Bapak Wali Kota dapat hadir untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta,” ujar Umar Jagad.
Menurut Umar, kegiatan Latsar Tanggap Bencana merupakan salah satu bentuk komitmen Gibas Kota Bogor untuk meningkatkan kapasitas anggota, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempersiapkan personel agar lebih memahami langkah-langkah dasar dalam menghadapi situasi kebencanaan.
“Bagi kami, Latsar ini bukan hanya tentang latihan, tetapi juga tentang membangun mental, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kemanusiaan. Kami ingin anggota Gibas memiliki kesiapan untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat, khususnya dalam upaya mitigasi dan penanganan awal ketika terjadi bencana, tentunya sesuai kemampuan, prosedur, dan arahan petugas yang berwenang,” tambahnya.
Umar juga menegaskan bahwa Gibas Kota Bogor ingin terus membangun hubungan yang harmonis dengan Pemerintah Kota Bogor serta seluruh unsur masyarakat.
“Kami berharap Gibas Kota Bogor dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kota Bogor yang lebih aman, tangguh, dan peduli terhadap sesama. Kami percaya, pembangunan daerah akan semakin kuat apabila pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat berjalan bersama dengan semangat kebersamaan serta tujuan yang sama, yaitu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Umar.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjadi sosok yang diharapkan Gibas Kota Bogor dapat hadir dalam kegiatan Latsar Tanggap Bencana Gelombang II untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para peserta.
Dalam konteks penguatan kesiapsiagaan bencana, keterlibatan berbagai unsur masyarakat merupakan hal penting. Pemerintah Kota Bogor juga menekankan pentingnya kepedulian bersama terhadap keselamatan warga dan perlunya membangun budaya saling membantu dalam menghadapi berbagai risiko bencana.
“Upaya membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan perlu didukung oleh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan seluruh unsur terkait. Kami berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, serta kesiapan peserta untuk membantu masyarakat secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prosedur penanggulangan bencana.”
“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus kita tumbuhkan. Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang berkelanjutan, kita dapat bersama-sama membangun Kota Bogor yang lebih siap, tangguh, dan responsif dalam menghadapi berbagai potensi bencana.”
Memperkuat Sinergi untuk Kota Bogor yang Lebih Tangguh
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara Gibas Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor. Lebih dari sekadar agenda organisasi, kegiatan Latsar Tanggap Bencana Gelombang II membawa pesan penting mengenai kesiapan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam melindungi masyarakat.
Melalui pelatihan yang terarah, koordinasi dengan instansi berwenang, serta semangat pengabdian, Gibas Kota Bogor berharap dapat mengambil bagian dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di tengah masyarakat.
Gibas Kota Bogor, Bersinergi, Peduli, dan Siap Berkontribusi untuk Masyarakat.







