
Cibinong, Bogor — Suasana hangat menyelimuti Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor pada Senin ini. Bukan untuk sidang formal, melainkan untuk menggelar Halal Bihalal yang mempertemukan seluruh elemen lembaga legislatif, mulai dari jajaran pimpinan hingga para petugas kebersihan (pesapon).
Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan manifestasi dari semangat kebersamaan dan rekonsiliasi pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 H. Berikut adalah poin-poin utama dari momentum tersebut:
1. Fondasi Kekeluargaan yang Inklusif
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan bahwa kekuatan lembaga legislatif terletak pada keharmonisan internalnya. Beliau memandang seluruh unsur—termasuk pegawai sekretariat dan pesapon—sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga besar DPRD.
“Halal bihalal ini adalah momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi. Kebersamaan inilah yang menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis,” ungkap Sastra.
2. Refleksi Amanah dan Kerendahan Hati
Di balik suasana yang penuh keakraban, Sastra Winara memberikan pesan mendalam mengenai etika publik. Beliau mengingatkan bahwa status sebagai wakil rakyat adalah amanah berat yang harus dijaga dengan penuh integritas.


-
Menjaga Hati Rakyat: Sastra menekankan agar seluruh anggota dewan tetap rendah hati dan tidak mencederai kepercayaan masyarakat.
-
Permohonan Maaf Tulus: Secara kesatria, beliau menyatakan bahwa momen Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk memohon maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pengabdian.
Sinergi untuk Bogor yang Lebih Baik
Melalui kegiatan ramah tamah ini, DPRD Kabupaten Bogor berupaya menyelaraskan kembali visi dan energi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penutupan acara ditandai dengan sesi bersalam-salaman yang penuh khidmat, mencerminkan wajah lembaga yang humanis namun tetap berkomitmen tinggi pada tanggung jawab profesi.
Harapannya, semangat fitri ini bertransformasi menjadi kinerja yang lebih solid dalam mengawal aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor ke depan.




