Kalimantanbarat//portalsuaraindonesia.com/
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mendampingi Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, bersama jajaran Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat meninjau langsung lokasi proyek, Senin (27/7/2026).
Pembangunan Jalan Paralel Perbatasan Nanga Era–Batas Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Kapuas Hulu kini telah mencapai progres 78 persen dan diharapkan segera membuka konektivitas kawasan perbatasan yang selama ini masih terbatas.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mendampingi Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, bersama jajaran Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat meninjau langsung lokasi proyek.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan pelaksanaan proyek strategis nasional yang bertujuan membuka akses menuju wilayah perhuluan Sungai Kapuas sekaligus memperkuat konektivitas kawasan perbatasan Kalimantan Barat.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengatakan pembangunan Jalan Paralel Perbatasan merupakan salah satu proyek strategis nasional yang terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Berdasarkan laporan BPJN Kalimantan Barat, realisasi pembangunan saat ini telah mencapai 78 persen atau melampaui target yang telah ditetapkan.
Pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp139,8 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 6,7 kilometer yang akan menyambungkan ruas jalan beraspal yang telah dibangun sebelumnya.
Kepala BPJN Kalimantan Barat, Chandra, menjelaskan bahwa pembangunan ruas Jalan Nanga Era–Batas Kaltim dilaksanakan melalui skema multiyears dan dibagi ke dalam tiga segmen. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah pengawasan sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai jadwal.
Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menilai pembangunan jalan tersebut akan menjadi titik balik bagi masyarakat di wilayah perhuluan Sungai Kapuas yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi V DPR RI, Bapak Lasarus, Kementerian Pekerjaan Umum, serta BPJN Kalimantan Barat atas perhatian yang diberikan melalui pembangunan jalan ini. Jalan ini sangat membantu masyarakat kami, khususnya yang berada di wilayah perhuluan Sungai Kapuas,” ujar Bupati.
Menurutnya, kehadiran Jalan Nanga Era–Batas Kaltim tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga akan memperlancar distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.
Bupati berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, lanjutnya, siap mendukung kelancaran pelaksanaan proyek strategis nasional tersebut sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
(Fajri–Keperwil,Kalbar).







