Kotabogor//portalsuaraindonesia-com.sg.okeweb.net/
Kota Bogor, – Memasuki momentum pasca-Idulfitri 1447 H, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Prabowo Kota Bogor bersama Posbakum Garda Prabowo melakukan kunjungan audiensi dengan Walikota Bogor, Dedie A. Rachim. Pertemuan ini berlangsung khidmat di Rumah Dinas Walikota, Jalan Raya Pajajaran, pada Jumat (03/04/2026).
Kehadiran jajaran pengurus Garda Prabowo disambut hangat oleh Walikota Dedie A. Rachim yang didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Bogor, Hidayatulloh, S.E., M.Si., sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam sesi pembuka, Ketua DKC Garda Prabowo Kota Bogor, Fajar Subagja Rianto, memperkenalkan jajaran struktur baru sekaligus memaparkan visi-misi organisasi.
“Kunjungan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus penegasan eksistensi organisasi. Meski Garda Prabowo sudah lama berdiri di Kota Bogor, saat ini kami hadir dengan penyesuaian struktur baru yang telah resmi terdaftar di Kesbangpol Kota Bogor tahun 2026,” ujar Fajar.
Lebih lanjut, Fajar menekankan bahwa salah satu peran strategis organisasi adalah mengawal kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Kami berkomitmen menjadi kontrol sosial yang konstruktif. Harapannya, Garda Prabowo dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas, ketertiban, serta kebersihan di wilayah Kota Bogor,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh keluarga besar Garda Prabowo.
“Pemerintah Kota Bogor menyambut baik kehadiran rekan-rekan. Kami berharap adanya sinergi nyata dalam mengawal berbagai kebijakan daerah. Terlebih, organisasi ini membawa nama besar Bapak Prabowo Subianto, tentu harus selaras dengan program-program strategis pemerintah,” ungkap Dedie.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan organisasi kemasyarakatan sangat diperlukan dalam menyukseskan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta peningkatan standar kebersihan lingkungan.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol harmonisasi antara elemen masyarakat dan pemerintah daerah.







