Kotabogor//portalsuaraindonesia-com.sg.okeweb.net/
KOTA BOGOR, — Presidium Ormas Kota Bogor kembali menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat konsolidasi internal dan eksternal. Bertempat di Sekretariat Laskar NKRI Kota Bogor, aliansi yang menghimpun barisan organisasi kemasyarakatan ini menggelar agenda silaturahmi strategis pada Minggu (17/5/2026). Pertemuan tersebut melahirkan komitmen penting berupa penandatanganan Pakta Integritas oleh enam pimpinan ormas yang tergabung di dalamnya.
Selain ritual penandatanganan komitmen bersama, forum ini juga fokus membahas arah kebijakan sosialisasi serta pola kemitraan strategis dengan jajaran pemangku kebijakan (stakeholders) di wilayah Kota Bogor. Langkah ini diambil guna memastikan kehadiran Presidium mampu memberikan kontribusi konkret dalam mengawal tata kelola pemerintahan dan sosial kemasyarakatan.
Suasana pertemuan yang berlangsung hangat ini sekaligus menjadi momentum krusial bagi pencairan sekat antar-lembaga. Solidaritas yang terbangun tampak semakin kokoh seiring dengan meningkatnya saling pemahaman, baik secara institusional maupun personal di antara para fungsionaris yang terhimpun dalam Presidium.
Perwakilan dari Presidium Ormas Kota Bogor menegaskan bahwa Pakta Integritas ini merupakan instrumen moral sekaligus komitmen hukum yang mengikat seluruh anggota untuk bergerak satu arah. Ego sektoral masing-masing organisasi kini telah melebur menjadi satu kekuatan kolektif demi kepentingan yang lebih besar.
Dengan rampungnya konsolidasi internal ini, Presidium Ormas Kota Bogor menjadwalkan agenda formal berikutnya, yaitu membangun komunikasi dua arah dengan jajaran Forkopimda dan instansi terkait. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim kemitraan yang dinamis, harmonis, serta berdampak nyata bagi seluruh elemen warga Kota Bogor.
“Ditempat yang sama, Ketua PPM LVRI, Agus Mengatakan,” Penandatanganan Pakta Integritas ini bukan sekadar momentum formalitas, melainkan sebuah manifestasi komitmen moral yang mendalam. Harapan kami ke depan, Presidium Ormas Kota Bogor mampu mendedikasikan diri sebagai instrumen advokasi yang responsif, berintegritas, dan solutif bagi masyarakat khususnya Kota Bogor, Kehadiran presidium harus dirasakan manfaatnya secara nyata, dimulai dari penguatan hak-hak publik di Kota Bogor, hingga mampu menjadi pemantik serta barometer gerakan advokasi sosial yang positif di tingkat nasional.” Tutupnya.







